13 Mei 2008

Telah Abadi Kenangan

kau tak pernah memahami mengapa sering terjadi duka
menjadi riwayat peristiwa berulang dan berulang detik
demi detik menyatukan gumam yang tersaring di halkum
tanpa bunyi yang memberi erti
saat diberitahu keberangkatan terjadi juga
kau hanya mengetahui erti duka memandang jeritan sukma
bersahut di celah danau rahsia rasa
sekelilingmu menjelmakan bayang-bayang angan
yang semakin tidak datang selain menunggu cuaca baru
menyingkap hijab menyembunyikan segala segara makna.